Mungkin ini Katanya Untukku
Senyum merekah dengan ikhlas
Sembari bertanya, kapan kau pulang kakanda?
Sudah dua purnama tak ku jabat tanganmu
Setiap hari aku menangis
Berharap engkau melewati dua dermaga
Memamandangku yang terus tumbuh, lantas memelukku melepas rindu.
Di kota tua ini
Aku hanya punya dua ikan
Dua pangeran
Di negeri sana tempat engkau berpijak
Engkau adalah segalanya untuk ku....
Mungkin ini katanya untukku
Andai si bidadari kecilku akan merangkai kata
0 comments:
Post a Comment